Pengantar ke Pengumpulan Data…ayo saya antar! hehe

Posted: Juli 25, 2010 in kenalan Karya Ilmiah

Data merupakan hal-hal yang sangat penting dalam melakukan penelitian. Untuk itu, kita harus mengenal lebih lanjut tentang data dalam penelitian tersebut. Apa sih data itu? Data (tunggal: datum) penelitian adalah keterangan-keterangan yang dikumpulkan peneliti berkait…an dengan topik penelitian tertentu. Katanya data itu ada bermacam-macam… Apa aja sih? Berdasarkan cara memperolehnya, data dibedakan menjadi dua macam, yakni: a) Data primer: data yang diperoleh dari informan yang pertama kali, atau orang yang melihat sendiri, atau mengalami sesuatu. b) Data sekunder: data yang diperoleh dari informan yang bukan pertama kali, atau dari pihak lain yang telah mengolah data tertentu. Sedangkan berdasarkan sifatnya data dibedakan menjadi data kualitatif dan data kuantitatif. a) Data kualitatif, yaitu data yang tidak berbentuk angka, tetapi lebih banyak berupa deskripsi, ungkapan atau makna-makna tertentu yang harus diungkap peneliti. Contoh, kesejahteraan petani, interaksi anak dalam keluarga, pendapat dan alasan tentang sesuatu hal, dan lain-lain. b) Data kuantitatif, yaitu data yang berbentuk angka yang hasilnya dapat diolah dan dianalisis dengan menggunakan teknik-teknik statistik. Contoh, pertambahan jumlah penduduk, pendapatan penduduk, jumlah pedagang di area tertentu, dan lain-lain. Gimana cara memilih metode pengumpulan data buat penelitianku ini? Beberapa hal yang harus diperhatikan dalam menentukan metode pengumpulan data antara lain sebagai berikut. a. Sumber Data. Sumber data atau sampel dapat menentukan metode atau alat pengumpul data. Apabila sumber data besar, maka metode yang cocok digunakan adalah kuesioner. Sedangkan apabila sumber data kecil, akan menjadi lebih mudah menggunakan metode wawancara. b. Lokasi. Apabila lokasi penelitian meliputi daerah yang luas, maka lebih efektif jika menggunakan metode kuesioner daripada wawancara dan observasi. c. Pelaksanaan. Apabila pelaksana atau tenaga pengumpul banyak, namun respondennya sedikit, maka metode yang paling baik digunakan adalah wawancara atau observasi. Sebaliknya, jika pelaksana atau tenaga pengumpul sedikit dan respondennya banyak maka metode kuesioner atau angket lebih tepat untuk digunakan. d. Biaya dan Waktu. Apabila peneliti dihadapkan pada kondisi dana yang sedikit sedangkan mempunyai waktu terbatas, maka metode kuesioner atau angket layak untuk digunakan. e. Kedalaman Data. Apabila peneliti ingin mengetahui data secara lebih mendalam, maka lebih baik seorang peneliti menggunakan metode wawancara dibanding kuesioner atau observasi. Emangnya cara mengumpulkan data ada apa aja? Macam-macam kok, misalnya: 1) wawancara/interview 2) angket/kuesioner 3) pengamatan/observasi 4) pengujian/test 5) analisis isi/content analysis Oo gitu… Bahas dong masing-masing metode itu… Pliiss!!! iya2, ntar dibahas di artikel-artikel berikutnya.

Iklan
Komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s